Quotes of the day

"kebahagian tergantung pada apa yang dapat Anda berikan, bukan pada apa yang anda peroleh"--Mohandas Gandhi

"Do what you love, Love what you do, and make what you do for the good of the many, for the happines for the many,..."
"Lima tahun dari sekarang anda akan tetap sama seperti hari ini, kecuali 2 hal : buku yang Anda baca dan orang-orang disekitar Anda " --Charles Jones

Selasa, 08 Februari 2011

Internet - perwujudan majunya teknologi dalam pendidikan

Seiring bertambahnya zaman, tentunya teknologi pun semakin maju, termasuk dalam hal pendidikan. Kalau pada postingan sebelumnya saya membahas persoalan homeschooling, hal itu tidak terlepas dari teknologi yang semakin canggih sehingga memungkinkan terjadinya sistem belajar homeschooling. Melalui media internet pulalah, sistem belajar homeschooling dapat diwujudkan. Dari internet pulalah kita bisa mendapatkan bermacam-macam informasi. Sebenarnya apa sih internet itu? Mengapa internet bisa dikatakan sebagai salah satu media yang membantu dalam proses belajar? Seefektif apa sih internet dalam dunia pendidikan itu sendiri?


Tentunya bagi sebagian orang yang suka "online" uda tau dong apa itu internetInternet adalah kependekan dari interconnected-networking. Kalau penjelasan ilmiahnya, internet adalah inti dari komunikasi melalui komputer. Sistem internet berisi ribuan jaringan komputer yang terhubung di seluruh dunia, menyediakan informasi yang tak terhingga yang dapat diakses oleh siapa pun, termasuk bagi para murid sebagai media yang membantu dalam pendidikan. Dalam banyak kasus, internet  mengandung informasi yang lebih baru ketimbang buku teks. Apabila ada suatu informasi baru mengenai suatu hal, kita bisa langsung membagikan informasi tersebut melalui media internet, tanpa harus melewati proses percetakan buku yang panjang. Hal inilah yang membuat media internet menjadi efektif  dalam proses pendidikan. Jadi, bisa dikatakan informasi yang didapatkan dari media internet itu selalu ter-up to date.

Beberapa layanan populer di Internet  ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog.
  • WWW (World Wide Web) adalah sistem pengambilan informasi hypermedia yang menghubungkan berbagai materi ke internet; materi ini mencakup teks dan grafis. Perpustakaan, museum, universitas, perusahaan, organisasi, dan individu menampilkan informasi di Web, semuanya dapat diakses oleh murid dengan mengklik kata atau gamabar yang ada dilayar komputer.
  • email/surat elektronik adalah singkatan dari electronic mail dan merupakan bagian terpenting lain dalam internet. Pesan dapat dikirim dan diterima dari individu atau dari banyak individu sekaligus.
Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Jadi, apabila kita ingin mencari informasi tentang sains misalnya. kita tinggal mengetikkan kata kunci sains pada mesin pencari Google, dan akan munculnya beribu-ribu Web yang membahas tentang ilmu sains. Gampang bukan? Bandingkan dengan apabila kita pergi ke perpustakaan dan mencari informasi tentang sains. Bayangkan berapa lama kita harus berkeliling dan mencari buku-buku yang berkaitan dengan sains dan waktu yang dihabiskan untuk memilih buku mana yang akan kita baca. Tentu lebih efisien internet bukan?


Kelebihan dan kekurangan internet sebagai media mencari ilmu pengetahuan
Ibarat mata uang, setiap hal pasti mempunyai 2 sisi yang berlawanan. Begitu juga terhadap internet. Internet juga mempunyai sisi positif dan negatif sebagai media pendidikan dalam mencari ilmu pengetahuan.

Kelebihan internet:
  • Internet memberikan sambungan (konektivitas) dan jangkauan yang sangat luas sehingga akses data dan informasi tidak dibatasi waktu, tempat, dan negara.
  • Akses informasi di internet tidak dibatasi oleh waktu karena dunia maya yang dihadirkan secara global tidak pernah tidur. Dengan kata lain, kita dapat melakukan pencarian informasi melalui internet kapan saja selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
  • Akses informasi melalui internet lebih cepat bila dibandingkan dengan mencari informasi pada halaman-halaman buku-buku di perpustakaan. Kita tinggal mengklik kata kunci  tertentu, maka apa yang kita inginkan akan muncul di layar monitor komputer kita.
  • Kita dapat berdiskusi dengan teman-teman sebaya atau setingkat mengenai berbagai hal jika kita memasuki mailing list atau melakukan chatting.
  • Dibandingkan dengan membeli buku atau majalah asli, penelusuran informasi melalui internet jauh lebih murah. Apalagi pada saat ini banyak situs yang menyediakan jasa informasi secara cuma-cuma. Kita btinggal mengunduh atau mencetak informasi yang kita butuhkan.
 Kekurangan internet:
  • Informasi yang tersedia di internet sangat besar jumlahnya, namun tidak semuanya kita butuhkan. Salah seorang dosan di UI pernah berkelakar bahwa informasi yang tersedia di internet itu kebanyakan adalah sampah. Kita tidak tahu siapa saja yang menuliskan informasi itu, bisa saja dia adalah seorang pakar, seorang guru, murid, atau cuma seseorang yang iseng-iseng menulis saja dan tidak bisa dibuktikan kebenarannya.
  • Internet bersifat interaktif dengan menyediakan banyak sekali link-link menuju situs tertentu yang terkadang membuat kita menggoda untuk mengkliknya yang justru membuat pencarian informasi kita terbengkalai dan lepas kendali.
  • Salah satu kelemahan internet yang sangat terasa dan sangat mengganggu adakah resiko terkena virus komputer yang mudah menyebar, baik melalui email maupun melalui file-file yang kita unduh.
  • Internet memiliki ketergantungan pada jaringan telepon dan ISP yang berdampak pada kecepatan akses dan biaya pemakaian

referensi : 
  • Psikologi Pendidikan, edisi kedua oleh John W. Santrock


Tidak ada komentar:

Posting Komentar