Pertemuan tanggal 3 Mei mata kuliah psikologi pendidikan hari ini diawali dengan olahraga pagi. Olahraga paginya sih sederhana yaitu dengan mengikuti irama lagu "becak" kami pun melakukan gerakan kecil. Dimulai dari maju selangkah kedepan, kebelakang, kekanan dan kembali lagi maju kedepan, kebelakang, kekanan dan seterusnya. Awalnya kami sekelas membentuk suatu lingkaran besar dan melakukan gerakan tersebut sambil mendengarkan irama lagu. Kemudian setelah beberapa kali, kami dipecah menjadi 2 lingkaran kecil dan melakukan gerakan tersebut sambil bergandengan tangan.
Menurut saya kegiatan tersebut bisa diartikan dan dipersepsikan dengan banyak hal. Yang pertama, kita seolah-olah diajak flashback ke masa kecil dimana lagu becak tersebut merupakan lagu masa kanak-kanak. Kita seolah-olah diajak berpikiran dan bertindak seperti anak kecil untuk beberapa saat. Menurut saya hal tersebut merupakan hal yang bisa membuat pikiran kita semakin segar di pagi hari. Yang kedua, olahraga pagi tersebut bisa sebagai perangsang agar kita semakin semangat belajar di kelas. Yang ketiga, bisa juga untuk melatih konsentrasi, kekompakan serta pedengaran kita.
Berkaitan dengan proses belajar di mata kuliah pendidikan, olahraga pagi tersebut bisa dijadikan sebagai motivasi untuk semakin semangat belajar di kelas. Seperti yang diketahui, Motivasi adalah proses yang memberi semangat, arah, dan kegigihan prilaku. Dengan adanya olahraga pagi tersebut bisa membuat kita menjadi terangsang untuk menjadi lebih termotivasi belajar di kelas.
Pada perspektif behaviorial motivasi, disebutkan istilah insentif yang adalah peristiwa atau stimuli positif atau negatif yang dapat memotivasi perilaku murid. Pendukung penggunaan insentif menekankan bahwa insentif dapat menambah minat atau kesenangan pada pelajaran, dan mengarahkan prilaku yang tepat dan menjauhkan mereka dari prilaku yang tidak tepat (Emmer dkk., 2000). Adapun olahraga kecil bisa merupakan insentif bagi kita semua karena akan membuat kita lebih bersemangat. Sehingga dalam kegiatan belajar pun diharapkan kita juga akan lebih bersemangat.
Referensi:
- Santrock., J.W. (2008). Psikologi Pendidikan (edisi kedua). Jakarta: Prenada Media Group
Tidak ada komentar:
Posting Komentar