Quotes of the day

"kebahagian tergantung pada apa yang dapat Anda berikan, bukan pada apa yang anda peroleh"--Mohandas Gandhi

"Do what you love, Love what you do, and make what you do for the good of the many, for the happines for the many,..."
"Lima tahun dari sekarang anda akan tetap sama seperti hari ini, kecuali 2 hal : buku yang Anda baca dan orang-orang disekitar Anda " --Charles Jones

Senin, 18 April 2011

Bimbingan dan Konseling disekolah

Ketika duduk di bangku sekolah, apakah sekolah Anda memberikan layanan bimbingan dan konseling? Perlu diakui, saya merasa di sekolah saya dulu memang ada bimbingan seperti dari guru BP (Bimbingan Penyuluhan) namun tidak ada konseling. Apabila ada murid yang nakal atau bermasalah, biasanya akan masuk ke ruang BP dan diberi nasehat, hukuman, peringatan dan sebagainya.

Nah, sebenarnya apa sih bimbingan dan konseling itu? Mengapa biasanya dimana ada bimbingan, disitu juga ada kata konseling? Apa sih hubungan antara bimbingan dan konseling? Mengapa pulak pada suatu sekolah dikatakan perlu adanya bimbingan dan konseling? Pada postingan saya kali ini, saya akan membahas mengenai fenomena yang cukup dekat dengan kita sehari-hari di masa sekolah, yaitu bimbingan dan konseling.

Pengertian Bimbingan dan Konseling
Apa sih sebenarnya bimbingan itu? Merujuk pada buku sukadji, dikatakan bahwa bimbingan bisa diartikan sebagai bantuan yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain dalam membuat keputusan yang bijaksana dan dalam penyesuaian diri, serta dalam memecahkan masalah kehidupan mereka. Bimbingan mengharapkan agar penerima bimbingan dapat berkembang mandiri dan mampu bertanggungjawab bagi dirinya sendiri. Jadi tujuan dasar bimbingan adalah mengembangkan potensi individu untuk mampu memecahkan masalah-masalahnya dan berusaha semampunya untuk menyesuaikan dirinya terhadap kehidupannya. Bimbingan merupakan bantuan kepada individu dalam menghadapi persoalan-persoalan yang dapat timbul dalam hidupnya. Bantuan semacam itu sangat tepat jika diberikan di sekolah, supaya setiap siswa lebih berkembang ke arah yang semaksimal mungkin.
 
Biasanya pelayanan bimbingan digabungkan dengan konseling. Konseling merupakan proses bantuan untuk memecahkan masalah-masalah pribadi. Konseling adalah proses pemberian yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli kepada individu yang sedang mengalami suatu masalah yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi oleh klien. Konseling merupakan upaya bantuan yang diberikan kepada seseorang supaya dia memperoleh konsep diri dan kepercayaan pada diri sendiri, untuk dimanfaatkan olehnya dan memperbaiki tingkah lakunya pada masa yang akan datang. Jadi berbeda dengan bimbingan, dalam konseling, konselor membantu menyelesaikan permasalahan.

Pelayanan bimbingan dan konseling biasanya merupakan suatu biro pelayanan di sekolah, yang sering juga disebut sebagai pelayanan Guidance and Counseling. Sebagai satu biro pelayanan maka Bimbingan dan Konseling di sekolah diartikan sebagai pelayanan khusus yang terorganisasi sebgai bagian integral dari suatu lingkungan sekolah, yang tugasnya adalah meningkatkan perkembangan siswa-siswa dan membantu mereka ke arah penyesuaian adekuat dan pencapaian prestasi belajar yang maksimal sesuai dengan potensi mereka masing-masing.

Perlunya Bimbingan dan Konseling di Sekolah
Ada orang yang membutuhkan bimbingan, ada pulak orang yang tidak membutuhkan bimbingan. Pelayanan bimbingan biasanya diutamakan untuk anak-anak, remaja, dan orang-orang muda, serta orang-orang yang memiliki masalah dalam hidupnya. Biasanya bimbingan dibutuhkan saat keputusan untuk menentukan pilihan harus dilaksanakan. Misalnya pemilihan dalam jurusan IPA atau IPS.

Bimbingan diperlukan untuk:
  1. Membantu membuat keputusan yang bijaksana mengenai suatu pilihan
  2. Bila tidak ada pilihan, bimbingan diperlukan untuk membantu individu memahami dan menerima situasi tanpa pilihan. Dengan kata lain, membantu seseorang bekerja sama dengan sesuatu yang tidak dapat dihindari
  3. Saat orang tidak sadar bahwa ia mempunyai pilihan lain atau memberikan informasi tentang sesuatu yang tidak diketahui orang tersebut.
  4. Saat seseorang tidak optimal untuk mengambil suatu keputusan

Meskipun demikian, bimbingan tidaklah diberikan saat masa-mas kritis, tetapi disediakan untuk setiap anak dalam keadaan apapun.  Bimbingan perlu untuk membantu anak-anak muda mengembangkan teknik untuk memanfaatkan pengalamannya sendiri maupun pengalaman orang lain dalam memecahkan masalah dan menyesuaikan diri dengan kehidupan.



Referensi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar